WELCOME

Assalamu'alaikum...

Ahlan Wasahlan.....

Toek Para Blogger yg baek ati...
nyoook singgah di blog ayeee....
gag pake' uang muka kuuuug...heheheheh..

n' atu age neh...
mohon kritik n' saran yg membangun yea wad Blog we kedepannyeee...^_^

Jumat, 22 April 2011

Kepribadian Sehat Menurut Rogers, Maslow, Erich Fromm

Pertumbuhan kepribadian di tengah – tengah kita sangatlah minim diperhatikan baik itu dalam serangan dari luar dan dari dalam diri. Kebanyakan yang mengalami gangguan kepribadian adalah mereka yang kurang memhami betapa pentingnya kesehatan mental yang tumbuh dalam diri mereka masing – masing. Studi tentang potensi manusia untuk pertumbuhan sudah lama dia abaikan dalam psikologi yang pertama- tama memeriksa sakit jiwa bukan kesehatan jiwa. Akan tetapi dalam tahun – tahun belakangan ini, ahli – ahli psikologi yang jumlahnya meningkat mulai mengakui kapasitas untuk bertumbuh dan berkembang dalam kepribadian manusia.
Ahli – ahli psikologi pertumbuhan ini telah memilki suatu pandangan yang segar terhadap kodrat manusia . Apa yang mereka lihat adalah suatu tipe orang yang berbeda dari apa yang digambarkan oleh behaviorisme dan psikoanalisis, bentuk – bentuk psikologi tradisional. Ahli – ahli psikologi humanistic semakin kritis terhadap tradisi – tradisi ini, mereka percaya bahwa behaviorisme dan psikoanalisis memberikan pandangan – pandangan terbatas tentang kodrat manusia,mengabaikan punack – puncak yang akan didaki oleh orang – orang yang memilki potensi. Tuduhan dari pengeritik – pengeritik ini ialah bahwa behaviorisme memperlakukan manusia sebagai suatu mesin’’ suatu system komplek yang bertingkah laku menurut cara – cara yang sesuai dengan hukum. Selain itu da psikonalisis yang memberikan kita sisi pincang kodrat kita sebagai manusia yaitu pada tingkah laku , psikotis , neurotis.
Kepribadian Sehat menurut Carl Rogers
Carl Rogers adalah seseorang yang menyatakan pada terapi berpusat pada klien, dimana metode ini menganggap bahwa individu yang terganggu memilki suatu tingkat kemampuan dan kesaran tertentu dan mengatakan kepada kita banyak tentang pandangan rogers mengenai kodrat manusia. Rogers percaya bahwa orang – orang dibimbing oleh persepsi sadar mereka sendiri tentang diri mereka dan dunia sekitar mereka bukan oleh kekuatan – kekuatan tak sadar yang tidak dapat mereka kontrol.
Dalam karyanya dengan klien – klien, Rogers mempertahankan bahwa kepribadian harus diperiksa dan dipahami melalui segi pandangan pribadi klien, penglaman – pengalamannya sendiri.
Motivasi Orang sehat (Aktualisasi Diri)
Dalm system kepribadian aktualisasi diri yang memelihara , meningkatkan semua segi individu. Karena itu kecendrungan aktualisasi itu memungkinkan organism hidup terus dengan membantu dan mempertahankan kebutuhan – kebutuhan jasmaniah dasar.
Rogers juga percaya bahwa skecendrungan aktualisasi diri ini ditemukan dalam semua makhluk hidup . Karena makhluk hidup memilki prinsip untuk teatp dapat hidup serta adanya dorongan untuk maju , adaptasi dalam sebuah lingkungan, serta mengembangkan drinya.
Perkembangan Diri
Dalam sudut ini menggambarkan sebuah pengertian diri (self concept), Self concept disini merupakan gambaran yang dibentuk melalui suatu akibat dan akan bertambah kompleks interaksi – interaksi dengan orang lain. Adapun penghargaan positif (Positive Regard) , yaitu kebutuhan yang memaksa agar terpuaskan dalam pribadi. Selain itu adapula penghargaan postif bersyarat ( Conditional Positive Regard) dimana kebutuhan yang diberikan dengan rasa tulus , kenyamanan dan takkan hilangnya rasa kasih itu. Sebaliknya Penghargaan positif tanpa bersyarat ( unconditional positive regard) merupakan kebebasan yang diberikan kenyamanan serta kasih tanpa memperlihatkan dengan norma – norma yang telah ada .
Rogers Memberikan lima sifat orang yang berfungsi sepenuhnya
1. Keterbukaan pada Pengalaman
Merupakan kepribadian yang sangat fleksibel , yang tidak hanya melihat dari sudut pengalaman - pengalaman yang diberikan oleh kehidupan , tetapi juga dapat menggunakannya dalam membuka kesempatan – kesempatan persepsi dan ungkapan baru.
2. Kehidupan Eksistensial
Merupakn Kepribadian yang sehat dan terbuka kepada segala sesuatu momen yang terjadi serta terdapat struktur yang dapat berubah dengan mudah sebagai respon atas pengalaman momen yang berikutnya.
3. Kepercayaan Terhadap Organisme Orang sendiri
Sebagai pengalaman yang menghidupkan individu agar jauh lebih sehat dengan mempertimbangkan segi situasi serta memperhitungkan keputusan yang akan memuaskan .
4. Perasaan Bebas
Melihat dari berbagai pilihan serta tidak memilki perasaan bebas dikarenakan terlalu melihat masa depan tergantung hanya pada diri sendiri dan pandangan yang masih terlalu sempit
5. Kreativitas
Mereka spontan , memiliki penyesuain diri yang pasif dan mereka tidak menghiraukan orang lain dapat menerima perlakuan serta tingkah laku mereka.
Disini Rogers memberikan pandangan serta ketegasan mengenai hal penglihatan seseorang akan yang lain baik itu dari pengalaman serta tingkah laku yang hadir dalam setiap individu. Tentu menjadi sesuatu yang menarik yang perlu dipelajari serta didengar. Rogers juga memberikan persepsi tentang sifat aktualisasi dalam diri , agresifitas, persepsi lingkungan serta melihat konsekuensi dari prilaku individu dari suatu lingkungan. Rogers juga memperthankan bahwa kepribadian harus diperiksa dan dipahami melalui segi pandangan pribadi klien, penglaman – pengalamannya sendiri , maka demikian juga dalam kehidupan profesionalnya, dia percaya akan penglaman klie – kliennya. Realitas juga sangat bergantung dari penglaman – pengalaman perceptual seseorang.
Kepribadian Sehat menurut Abraham Maslow
Dia merupakan yang sangat memperhatikan dan memberikan sentuhan pada perkembangan psikologi kepribadian . dikarenakan ia memberikan model mengenai kepribadian Psikologi humasitik. Maslow juga menjelaskan kesehatan kepribadian bukan hanya dipastikan dari sisi orang yang memilki kepribadian yang kurang seperti orang gila, timpang, atau hal keadaaan terburuk, tapi ia memberikan bahwa kelebihan orang sehat dan kurang normal harus juga dipahami.
Maslow juga menyelidiki individu – individu ini dengan menggunakan bermacam – macam tekhnik interview, asosiasi bebas , dan projective techniques dengan orang – orang yang sudah mati – dan menyimpulkan bahwa semua manusia dilahirkan dengan kebutuhan – kebutuhan instinktif. Kebutuhan kebutuhan universal ini mendorong kita untuk bertumbuh dan berkembang, untuk mengaktualisasikan diri kita.
Dalam pandangan humanistic ini manusia memilki potensi lebih banyak daripada apa yang mereka capai. Maslow berpendapat bahwa apabila kita dapat melepaskan potensi itu, maka kita semua dapat mencapai keadaan eksistensi yang ideal yang ditemukannya dalam orang – orangnya yang mengaktualisasi diri.
Dorongan Kepribadian
Dalam pandangan msalow semua mnusia memilki kecendrungan yang dibawa sejak lahir untuk mengaktualisasikan diri. Dalam memuaskan kebutuahan yang berada dalam tingkatan terendah ; Kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan memilki dan dicinta, kebutuhan akan penghargaan, dan aktualisasi diri.
Sifat – sifat Pengaktualisasi Diri
Aktualisasi diri merupakan suatu kebutuhan instinktif , namun aktualiassi diri sangat bergantung pada pengalaman pengalaman masa – masa kanak yang memudahkan atau menghambat perkembangannya kelak. Berbagai pengaktualisasikan diri :
  1. Mengamati Realitas Secara efisien
  2. Penerimaan Umum atas kodrat , orang lain dan Diri sendiri
  3. Spontanistas , Kesedrehanaan, kewajaran
  4. Fokus pada Maslah – maslah di luar negeri Mereka
  5. Kebutuhan akan privasi dan Independensi
  6. Berfungsi secara otonom
  7. Apresiasi yang senantiasa Segar
  8. Pengalaman – pengalaman mistik atau “ Puncak”
  9. Minat sosial
  10. Hubungan Antar Pribadi
  11. Struktur Watak Demokratis
  12. Perbedaan anatar Sarana dan Tujuan antara baik dan buruk
  13. Perasaaan Humor yang tidak menimbulkan permusuhan
  14. Kreativitas
  15. Resistensi Terhadap Inkulturasi
Dalam konsep seorang Abraham Maslow memberikan suatu penjelasan yang amsuk akal tentang apa sebabnya orang – orang yang kelihatannya memilki segala sesuatu. Sebab mereka tidak bisa menunjukan sesuatu yang khusus dalam kehidupan mereka. Mereka belum mengungkapakan perkembanagn mereka yang penuh dan memilki potensi – potensi yang tidak digunakan . Setelah memuaskan kebutuhan – kebutuhan yang lebih rendah, mereka mersa desakan kebutuhan untuk mengaktualisasikan diri. Orang yang yang mengaktualisasi diri secara baik adalah orang – orang yang sopan santun, jujur, dan penuh perhatian dan masyrakat dapat menjadi tempat kehidupan yang lebih cocok apabila lebih banyak di antara kita menampilkan sifat – sifat ini.
Kepribadian Sehat menurut Erich Fromm
Fromm melihat kepribadian hanya sebagai suatu produk kebudayaan. Karena itu dia percaya bahwa kesehatan jiwa harus di definisikan menurut bagaimna baik nya masyarakat menyesuaikan diri dengan kebutuhan-kebutuhan dasar semua individu, bukan menurut bagaimana baiknya individu-individu menyesuaikan diri dengan masyarakat. Karena itu kesehatan psikologis tidak begitu banyak merupakan usaha masyarakat.
Faktor kunci ialah bagaimana suatu masyarakat memuaskan secukupnya kebutuhan-kebutuhan manusia. Suatu masyarakat yang tidak sehat atau sakit menciptakan permusuhan, kecurigaan, ketidakpercayaan dalam anggota-anggotanya, dan merintangi pertumbuhan penuh dari setiap individu. Suatu masyarakat yang sehat membiarkan anggota-anggotanya mengembangkan cinta satu sama lain, menjadi produktif yang kreatif, mempertajam dan memperhalus tenaga pikiran dan objektivitasnya dan mempermudah timbulnya individu-individu yang berfungsi sepenuhnya.
Tetapi apabila kekuatan-kekuatan sosial mencampuri kecenderungan kodrati untuk pertumbuhan, Akibatnya ialah tingkah laku irasional dan neurotis, masyarakat-masyarakat yang sakit menghasilkan orang-orang yang sakit. Sebagai hasil perkembangan dari analisis-analisis historisnya, Fromm melukiskan hakikat keadaan manusia sebagai kesepian dan ketidakberartian. Menurut Fromm, kita adalah makhluk yang unik dan kesepian. Sebagai akibat evolusi kita dari binatang-binatang yang lebih rendah, kita tidak lagi bersatu dengan alam, kita telah mengatasi alam. Tidak seperti tingkah laku binatang, tingkah laku kita tidak terikat pada mekanisme-mekanisme instinktif.
Akan tetapi perbedaan yang sangat penting antara manusia dan binatang yang lebih rendah terletak pada kemampuan kita akan kesadaran diri, pikiran, dan khayal. Kita mengetahui bahwa kita akhirnya tidak berdaya, kita akan mati, dan terpisah dari alam.
Terdapat kebebasan kepribadian yang lebih besar dalam interaksi-interaksi dengan orang-orang lain dan dengan Allah, dan peranan-peranan sosial lebih fleksibel. Orang lebih mampu memilih kehidupan pribadi. Tentu saja, kita mencapai perasaan bebas yang lebih besar dengan mengorbankan ikatan-ikatan yang telah memberikan perasaan aman dan perasaan memiliki.
Akibatnya, ciri kondisi manusia ialah perasaan isolasi dan alienasi, tidak hanya dari alam tetapi juga dari masyarakat dan sesama kita manusia. Kita bebas dari perbudakan dan tata tertib sosial yang kaku, tetapi karena kita semakin tidak aman, maka kita tidak bebas mengembangkan potensi-potensi kita yang penuh, hakikat yang penuh dari diri kita.
Dorongan Kepribadian
Semua manusia sehat dan tidak sehat didorong oleh kebutuhan-kebutuhan tersebut, perbedaan antara mereka terletak dalam cara bagaimana kebutuhan-kebutuhan ini dipuaskan. Orang-orang yang sehat memuaskan kebutuhan-kebutuhan psikologis secara kreatif dan produktif. Orang-orang yang sakit memuaskan kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan cara-cara irasional.

Fromm mengemukakan lima kebutuhan yang berasal dari dikotomi kebebasan dan keamanan:
1. Hubungan
Fromm percaya bahwa pemuasan kebutuhan untuk berhubungan atau bersatu dengan orang-orang lain ini sangat penting untuk kesehatan psikologis. Ada beberapa cara untuk menemukan hubungan. Beberapa cara adalah destruktif (tidak sehat), dan cara-cara lainnya konstruktif (sehat). Seseorang dapat berusaha untuk bersatu dengan dunia dengan bersikap tunduk kepada orang lain, kepada suatu kelompok, atau kepada sesuatu yang ideal, seperti Tuhan. Dengan menundukan diri, orang tidak lagi sendirian, tetapi menjadi milik dari seseorang atau sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri. Kemungkinan lain seseorang dapat berusaha untuk berhubungan dengan dunia dengan menguasainya, dengan memaksa orang-orang lain tunduk kepadanya.
2. Trasendensi
Erat hubungannya dengan kebutuhan hubungan ialah kebutuhan manusia untuk mengatasi atau melebihi peranan-peranan pasif sebagai ciptaan. Karena menyadari kodrat kelahiran dan kematian aksidental dan watak eksistensi yang serampangan, manusia didorong untuk melebihi keadaan tercipta menjadi pencipta, pembentuk yang aktif dari kehidupannya sendiri.
3. Berakar Cara yang ideal
Dengan mepertahankan ikatan-ikatan sumbang dalam setiap tingkat, seseorang menutup pengalaman-pengalaman tertentu dan membatasi cinta dan solidaritas hanya untuk beberapa manusia. Situasi ini tidak membiarkan perhatian, pembagian, dan partisipasi penuh dengan dunia pada umumnya yang merupakan suatu syarat untuk kesehatan psikologis.
4. Perasaan identitas
Proses dimana seseorang mencapai suatu perasaan tertentu tentang identitas diri. Sejauh mana kita masing-masing mengalami suatu perasaan yang unik tentang diri (selfhood) tergantung pada bagaimana kita berhasil memutuskan ikatan-ikatan sumbang dengan keluarga, suku, atau bangsa kita. Orang-orang dengan perasaan individualitas yang berkembang baik mengalami diri mereka seperti lebih mengontrol kehidupan mereka sendiri, dan kehidupan mereka tidak dibentuk oleh orang-orang lain. Dengan cara ini, identitas ditentukan berdasarkan kualitas-kualitas suatu kelompok, bukan berdasarkan kualitas-kualitas diri.
5. Kerangka orientasi Dasar
Semakin objektif persepsi kita, semakin juga kita berhubungan dengan kenyataan, jadi semakin matang dan semakin tangkas pula kita dalam menanggulangi dunia luar. Pikiran harus dikembangkan dan diterapkan dalam semua segi kehidupan. Suatu yang kurang ideal dalam membangun suatu kerangka orientasi adalah lewat irasionalitas.
Kepribadian yang sehat menurut Erich Fromm adalah pribadi yang produktif yaitu pribadi yang dapat menggunakan secara penuh potensi dirinya. Kepribadian yang sehat menurut Fromm ditandai beberapa hal antara lain pola hubungan yang sehat (konstruktif), bukan atas dasar ketergantungan ataupun kekuasaan dalam hubungan dengan orang lain, kelompok, dan Tuhan. Transendensi (kebutuhan untuk melebihi peran-peran pasif, melampaui perasaan tercipta menjadi pencipta yang aktif-kreatif). Perasaan berakar yang diperoleh melalui persaudaraan dengan sesama umat manusia, perasaan keterlibatan, cinta, perhatian, dan partisipasi dalam masyarakat. Perasaan identitas sebagai individu yang unik. Memiliki kerangka orientasi (frame of reference) yang mendasari interpretasinya yang objektif terhadap berbagai peristiwa.

Sumber :
Kholil Lur Rochman 2010. Kesehatan Mental. STAIN Press. Purwokerto
Chaplin.J.P. 1981. Kamus Lengkap Psikologi. PT. RajaGrafindo Persada.,Jakarta
Schultz Duane.1991.Psikologi Pertumbuhan.Kanisius. Yogyakarta

DEPRESI

kata pengantar
Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT atas berkat dan rahmatnya saya dapat menyelesaikan tugas ini sebaik mungkin dan juga saya berterima kasih kepada ibu dosen yang telah memberi pengarahan sehingga tugas saya ini dapat terselesaikan. Apabila dalam tugas saya ini terdapat kesalahan harap dimaklumi karena saya masih pada tahap pembelajaran dan mohon masukan dan kritik yang membangun agar tugas saya diwaktu yang akan datang bisa lebih baik lagi, semoga tugas yang saya tulis mengenai “ Depresi ” dapat bermanfaat bagi kita semua.
Pendahuluan
Depresi merupakan salah satu gangguan alam perasaan yang ditandai dengan perasaan sedih yang berlebihan, murung, tidak bersemangat, merasa tidak berharga, merasa kosong, dan tidak ada harapan, berpusat pada kegagalan dan menuduh diri, dan sering disertai iri dan pikiran bunuh diri, klien tidak berminat pada pemeliharaan. Diri dan aktivitas sehari-hari. (Kelliat, B.A, 1996). Menurut Chaplin (2005) depresi adalah pada orang normal yang mengalami ganguan kemurungan (kesedihan, patah semangat) yang ditandai dengan perasaan tidak pas, menurunnya kegiatan, dan pesimisme menghadapi masa yang akan datang, pada kasus patlogis, merupaan ketidakmauan ekstrim untuk mereaksi terhadap rangsang disertai menurunnya nilai diri, delusi ketidakpasan, tidak mampu, dan putus asa. Para psikiater berpandangan bahwa banyak sekali depresi merupakan respon terhadap stress emosional daripada penyakit atau sakit tertentu. Kebanyakan dokter melakukan perawatan lewat strategi individual dan berbagai teknik manajemen stress.
Dasar Teori
1) Teori Psikodinamik
Gangguan alam perasaan depresi dapat terjadi karena ketidakseimbangan elektrolit, yaitu perubahan natriun dan kalium didalam neuron (Gibbson dikutip dari Towsend , M C, 1995). Perubahan biokimia (noreefinefrin, dopamine dan serotonin) juga mempengaruhi keadaan emosional individu. Rendahnya kadar noreefinefrin dan dopamine mengakibatkan individu berada dalam episode depresi dan sebaliknya meningkatkan kadar norefinefrin dan dopamine didalam otak mengakibatkan perilaku maniak.
2) Teori Agresi berbalik
Depresi diakibatkan oleh perasaan marah yang yang dialihkan pada diri sendiri. Freud mengatakan bahwa kehilangan obyek, ambivalen antara perasaan benci dan cinta dapat berbalik menjadi perasaan menyalahkan diri sendiri.
3) Teori Kehilangan
Berhubungan dengan faktor perkembangan misalnya kehilangan orang tua pada masa anak, perpisahan yang bersifat traumatis denagn orang yang sangat dicintai, individu tidak berdaya mengatasi kehilangan.
d. Teori Kognitif
Depresi terjadi sebagai akibat gangguan perkembangan terhadap penilaian diri, yaitu penilaian negatif terhadap diri, sehingga terjadi gangguan proses pikir. Individu menjadi pesimis dan memandang dirinya tidak adekuat dan tidak berharga serta hidup sebagai tidak harapan.
Aaron Beck (teoritis kognitif) menghubungkan pengembangan depresi dengan adopsi dari cara berfikir yang bias atau terdistorsi secara negatif di awal kehidupan. Konsep ini dikenal dengan istilah ’segi tiga kognitif dari depresi’ (cognitive triad of depression).
Aspek dari segi tiga tersebut adalah:
a. Pandangan negatif tentang diri sendiri
b. Pandangan negatif tentang lingkungan
c. Pandangan negatif tentang masa depan
Berbagai jenis distorsi kognitif yang diasosiasikan dengan depresi:
a. Cara berfikir ”semua atau tidak sama sekali” (all or nothing thinking)
b. Generalisasi yang berlebihan
c. Filter mental
d. Mendiskualifikasikan hal-hal positif
e. Tergesa-gesa membuat kesimpulan
f. Membesar-besarkan dan mengecilkan (catastrophic thinking)
g. Penalaran emosional
h. Pernyataan-pernyataan keharusan
i. Memberi label dan salah melabel
j. Melakukan personalisasi
Ciri-Ciri Depresi
1. Gampang Naik Darah
2. Capek
3. Jadi Lemot
4. Insomnia
5. Nafsu makan berubah
6. Jadi sensi
7. Merasa dirinya tidak berguna
8. Kepercayaan dirinya merosot
9. Cenderung menutup diri dari pergaulan sosial.


Penyebab Depresi
Secara umum orang mengalami depresi karena salah satu kejadian atau situasi sebagai berikut:
1) Kehilangan orang yang dicintai, mungkin karena kematian
2) Peristiwa traumatis atu stressfull, misalnya mengalami kekerasan, deprifasi sosial yang kronik atau penolakan sosial.
3) Penyakit fisik yang kronis
4) Obat- obatan atau narkoba
5) Adanya penyakit mental lain
6) Seseorang yang mempunyai orang tua atau saudara kandung yang mengalami depresi akan mengalami peningkatan resiko mengalami depresi juga.

Secara khusus faktor- faktor yang menyebabkan depresi adalah sebagai berikut:
A. Faktor genetik
B. Faktor Biokimia
C. Faktor Lingkungan

Tipe Gangguan Depresi
Menurut DSM IV Gangguan depresi terbagi dalam 3 kategori (Wenar & Kerig, 2000), yaitu:
1. Gangguan depresi berat (Mayor depressive disorder).
2. Gangguan distimik (Dysthymic disorder)
3. Gangguan afektif bipolar atau siklotimik (Bipolar affective illness or cyclothymic disorder).

Klasifikasi Depresi
Menurut PPDGJ klasifikasi depresi adalah sebagai berikut :
1. Episode depresif ringan
2. Episode depresif sedang
3. Episode depresif berat tanpa gejala psikotik
4. Episode depresif berat dengan gejala psikotik
contoh kasus :
Dari tipe-tipe depresi salah satu tipe yang terjadi pada kisaran usia 30 tahunan ialah Ganguan Depresi Berat, seperti contoh kasus yang di bawah:
Bapak Juned adalah seorang bapak berusia pertengahan 30-an. Ia datang berkonsultasi ke psikiater atas anjuran dari salah seorang rekannya. Saat datang untuk pertama kalinya, terlihat bahwa mimik wajahnya murung dan nampak tidak bersemangat. Ketika dilakukan wawancara dan pemeriksaan psikiatrik, suaranya pelan, gerak-geriknya minimal, dan ia sering menanyakan ulang pertanyaan yang ditanyakan oleh psikiater pemeriksa.
Bapak Juned menceritakan bahwa ia sudah merasa sedih berkepanjangan di mana hampir tak ada satu haripun ia merasa bahagia selama 1 bulan terakhir dan aktivitasnya terbatas di dalam rumah saja. Satu bulan lalu ternyata ia baru saja di PHK dari pekerjaannya. Rasa sedihnya disertai dengan penurunan berat badan yang nyata sekitar 3-4 kg karena hilangnya nafsu makan, kehilangan semangat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, sulit untuk jatuh tidur atau kalau pun bisa ia mudah sekali terbangun dari tidurnya.
Setelah beberapa saat kemudian,Bapak Juned bercerita bahwa perasaan sedihnya bertambah parah semenjak dua minggu terakhir, ia menjadi mudah menangis tanpa sebab-sebab yang jelas dan ia merasa pesimis dengan masa depannya serta keluarganya. Akhir-akhir ini, ia berpikir bahwa hidupnya tidak berharga dan lebih baik ia mati saja. Semenjak di PHK Bapak Juned juga tidak pernah lagi mencoba mencari pekerjaan baru karena merasa putus asa dengan hidupnya selain itu saat ini dia menjadi menarik diri dari pergaulan padahal dahulu ia dikenal sebagai orang yang aktif dalam kegiatan RT di lingkungannya. Rasa sedihnya menjadi bertambah parah karena Bapak juned mulai kebingungan akan pembiayaan hidupnya sehari-hari beserta keluarganya.

Dampak Depresi
- Terganggunya fungsi social dan fungsi pekerjaan
- Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi
- Mengalami ketidak berdayaan yang dipelajari
- Tindakan bunuh diri yang menyebabkan kematian
- Hilangnya rasa percaya diri, semangat hidup, kreativitas, antusiasme dan optimisme.
- Menjadi pesimis memandang hidupnya, seakan hilang harapan, tidak ada yang bisa memahami dirinya.
Treatment Untuk Mengatasi Depresi
Orang yang terkena depresi harus segera ditangani karena kalau berkepanjangan, dapat mengakibatkan bunuh diri yang berujung pada kematian. Makin lama seseorang mengalami depresi, makin lemah daya tahan mentalnya, makin habis energynya, makin habis semangatnya, makin terdistorsi pola pikirnya sehingga dia tidak bisa melihat alternative solusi, tidak bisa melihat ke depan, tidak menemukan harapan, tidak bisa berpikir positif. Ini menyebabkan orang melihat bahwa bunuh diri menjadi solusi satu-satunya.
Depresi akan lebih baik ditangani dengan psikoterapi karena dengan psikoterapi, Dibantu untuk menemukan akar permasalahannya dan melihat potret diri secara lebih obyektif. Psikoterapi ditujukan untuk membangun pola pikir yang obyektif dan positif, rasional dan membangun strategi yang sehat dalam menghadapi masalah. Keterbukaan remaja untuk mengemukakan masalah yang sedang dihadapinya akan membantu proses penyembuhan dirinya. Ada beberapa terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi depresi pada remaja, yaitu:
1. CBT (Cognitive Behavioral Therapy)
CBT digunakan untuk memperbaiki distorsi kognitif dalam memandang diri dan masa depan sehingga akan memunculkan suatu kekuatan dari dalam dirinya bahwa dirinya mampu untuk mengatasi masalah tersebut.
2. Psychodinamic Psychotherapy
Psychodinamic Psychotherapy digunakan untuk membantu remaja memahami, mengidentifikasi perasaan, meningkatkan rasa percaya diri, meningkatkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain dan mengatasi konflik yang sedang dialami.
3. Interpersonal Psychoterapy
Interpersonal Psychoterapy digunakan untuk mengatasi depresi yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa yang menyebabkan kesedihan atau trauma, kesulitan untuk berinteraksi dengan orang lain.
4. Terapi Suportif
Terapi suportif digunakan untuk mengurangi taraf depresi. Banyak faktor yang menentukan keberhasilan terapi saat awal mengalami depresi, beratnya depresi, motivasi, kualitas terapi, dukungan orangtua, kondisi keluarga (apakah orangtua juga menderita depresi atau tidak, ada atau tidak konflik dengan keluarga, kehidupan yang penuh stres atau tidak, dsb). Selain itu, juga diperlukan terapi keluarga untuk mendukung kesembuhan remaja penderita depresi.

Semoga pembahasan tentang depresi pada remaja, dapat memberikan manfaat bagi Anda dan dapat mencegah meningkatnya jumlah remaja yang mengalami depresi serta membantu menciptakan hubungan yang lebih sehat antara orangtua dengan anaknya.
Kesimpulan
Jadi Depresi bisa terjadi pada semua usia baik anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa sekalipun, pada pembahasan diatas ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya Depresi antara lain faktor genetik, biokimia, dan faktor Lingkungan. Menurut Chaplin (2005) depresi adalah pada orang normal yang mengalami ganguan kemurungan (kesedihan, patah semangat) yang ditandai dengan perasaan tidak pas, menurunnya kegiatan, dan pesimisme menghadapi masa yang akan datang dan gejala-gejala Depresi yaitu : Gampang naik darah, capek, jadi lemot, insomnia, nafsu makan berubah, jadi sensi, merasa dirinya tidak berguna, kepercayaan dirinya merosot, cenderung menutup diri dari pergaulan sosial.

Miracle with Fristy Hanifia Sabilla: Wise Wods "Mario Teguh"

Miracle with Fristy Hanifia Sabilla: Wise Wods "Mario Teguh": "1. “Semakin banyak yang Anda inginkan, akan semakin banyak yang hanya tinggal jadi keinginan. Fokus pada satu keinginan memungkinkan..."

Miracle with Fristy Hanifia Sabilla: Teori Kepribadian Sehat menurut Allport dan Carl R...

Miracle with Fristy Hanifia Sabilla: Teori Kepribadian Sehat menurut Allport dan Carl R...: "Jelaskan pendapat Allport dalam membahas manusia? Allport berbeda pendapat dengan Freud dalam analisis kepribadian manusia, Allport le..."

Jumat, 11 Februari 2011

. . . Tanya Cintaku . . .

Termenung ku menghadapi rasa ini

Tak pernah jelas kehadirannya,,

Hingga ku tak tau apa artinya,,

Membuat hidupku resah tak bertepi,,



Akan ku pendam bila ini hanya bualan hatimu,,

Akan ku pertahankan bila kau benar-benar tulus,,

Beri aku jawabmu dari semua tanya cintaku,,

Yang tak terelakkan keadaan ini...



Bila kau cinta,, nyatakanlah kau cinta,,

Bila kau sayang ungkapkanlah sayang,,

Untuk apa kau diam seribu bahasa,,

Membuatku ragu akan ketulusanmu..



Kini hati kecilku berkata untuk cintamu,,

Yang selama ini tak menentu kesungguhanmu,,

Memilikiku hanya untuk melupakan dia,,

Untuk melupakan kenangan pahitmu..



Cukup sudah ini ku alami,,

Ku akan memutuskan jalan yang terbaik,,

Untukku dan untukmu,,

Selamanya...

_ CINTA _

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur,,,???
Ketika kita menangis,,,???
Ketika kita membayangkan,,,???
itu karena hal terindah didunia tidak terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya sejalan dengan kita,
Kita bergabung dengannya dan jatuh kedalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
Seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
Tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
Melainkan suatu awal kehidupan baru.
Kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
Mereka yang telah dan tengah mencari dan mereka yang telah mencoba.
Karena merekalah yang bisa menghargai
Betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu menitiskan air mata dan masih perduli terhadapnya,
Ketika dia tidak memperdulikanMu dan kamu masih menunggunya dengan Setia.
Ketika dimulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum dan berkata
"Aku turut berbahagia untukMu"

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan diriMu,
Biarkan hatiMu kembali kealam bebas lagi.
Kau mungkin menyadari,
Bahwa Kau menemukan cinta dan kehilangannya,
Tapi ketika cinta itu mati,
Kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu mendapatkan keinginannya,
Melainkan mereka yang tetap bangkit ketika mereka jatuh,
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
Kamu belajar lebih banyak tentang diriMu sendiri dan menyadari bahwa
Penyesalan tidak seharusnya ada,CintaMu akan tetap dihatinya
Sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup yang telah Kau buat.

Teman sejati,,,mengerti ketika kamu berkata "Aku lupa....."
Menunggu selamanya ketika Kamu berkata "Tunggu sebentar"
Tetap tinggal ketika kamu berkata "Tinggalkan Aku sendiri"
Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata "Boleh saya masuk ?"
Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu melupakan Dia bila ia berbuat kesalahan,
Melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti.
Bukanlah apa yang kamu lihat, Melaikan apa yang kamu rasa,
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang,
Bukan karena orang itu berhenti mencintai kita,melainkan karena kita menyadari bahwa
Orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Kadangkala,,,
Orang yang paling mencintaiMu adalah orang yang tak pernah menyatakan CINTA kepadaMu,
Karena takut Kau berpaling dan memberi jarak,
Dan bila suatu saat pergi, Kau akan menyadari bahwa Dia adalah cinta yang tak Kau sadari.

Minggu, 23 Januari 2011

_mEnjeLang B'DAY_

Rentang waktu
terkadang membuat kita lupa
bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu
terkadang membuat kita lupa
bahwa kita telah melanggar titah Yang Kuasa
Rentang waktu
terkadang membuat kita sadar
bahwa kita hanya manusia
yang tak punya apa-apa
selain jasad yang tak berguna
Rentang waktu
terkadang membuat kita sadar
bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada
dan amal jasad yang lata
Walau Einstein berkata bahwa rentang waktu itu berbeda
tergantung dalam keadaan apa kita berada
Namun Tuhan telah berkata,
“Hanya Akulah yang tahu umur manusia”.
Sekular barat berkata,
“Waktu adalah dollar di dalam kantung”
Namun Hasan Al-Bana berkata,
“Waktu adalah pedang, potong atau terpotong”.
Waktu…..
Alam terus menari dalam simfoninya
Waktu…..
Umur manusia didikte olehnya
Waktu….. setiap detaknya
memakukan kita di persimpangan jalan
jalan Tuhan atau jalan setan
Rentang waktu…..
semoga tak melalaikan kita
tuk terus berjalan di jalan-Nya